Ramadhan di Indonesia selalu punya suasana yang berbeda dibandingkan bulan bulan lain. Dari suara adzan maghrib yang dinanti-nanti, tradisi ngabuburit, sampai momen buka puasa bersama keluarga dan teman kantor, semuanya terasa spesial.
Tapi di balik semangat ibadah dan kebersamaan itu, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: kesehatan mata.
Padahal selama bulan puasa, pola aktivitas berubah, jam tidur bergeser, dan asupan cairan berkurang. Buat kamu yang pakai kacamata atau softlens, ini penting banget untuk diperhatikan supaya ibadah tetap nyaman dan fokus.
Yuk kita bahas dari awal.
Baca juga: Berbagi Takjil GRATIS Untuk Masyarakat Surabaya!
Makna Ramadhan di Indonesia yang Lebih dari Sekadar Puasa
Bagi umat Muslim, Ramadhan bukan cuma tentang menahan lapar dan haus. Ini adalah bulan refleksi diri, pengendalian emosi, dan memperbanyak ibadah. Di Indonesia, nuansa religius ini terasa kuat karena masyarakatnya menjalankan puasa secara kolektif.
Mulai dari bangun sahur bareng keluarga, tarawih di masjid, hingga tadarus malam hari, semuanya jadi rutinitas yang mempererat hubungan sosial dan spiritual.
Secara medis pun, puasa sebenarnya punya dampak positif bagi tubuh jika dilakukan dengan pola makan yang tepat.
Penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan bahwa intermittent fasting (yang secara pola mirip dengan puasa) dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme tubuh.
Artinya, kalau dijalankan dengan benar, puasa bisa jadi momen “reset” untuk tubuh.
Namun, bagaimana dengan mata?
Tradisi Ramadhan di Indonesia yang Bikin Aktivitas Makin Padat

1. Ngabuburit dan Aktivitas Sore Hari
Ngabuburit sudah jadi tradisi khas Indonesia. Ada yang jalan-jalan cari takjil, ada yang nongkrong santai, ada juga yang tetap kerja sampai sore.
Aktivitas luar ruangan seperti ini bikin mata lebih terpapar debu, angin, dan polusi. Buat pengguna kacamata, lensa bisa cepat kotor. Buat pengguna softlens, mata bisa terasa lebih cepat kering.
2. Buka Puasa Bersama
Agenda bukber hampir tiap minggu. Kadang bahkan tiap hari. Restoran ramai, ruangan ber-AC, ngobrol lama.
Tahukah kamu? Ruangan ber-AC bisa mempercepat penguapan air mata sehingga mata terasa lebih kering.
Menurut American Academy of Ophthalmology, mata kering bisa terjadi ketika produksi air mata tidak cukup atau kualitas air mata tidak optimal.
3. Tarawih dan Tadarus Malam Hari
Ramadhan identik dengan aktivitas malam yang lebih panjang. Setelah buka, tarawih, lanjut tadarus, bahkan scrolling media sosial sampai larut.
Screen time meningkat. Jam tidur berkurang. Mata bekerja lebih lama dari biasanya.
Kalau kacamata sudah tidak sesuai minusnya, mata jadi cepat lelah. Kalau softlens dipakai terlalu lama, risiko iritasi meningkat.
Dampak Puasa terhadap Kesehatan Mata
Puasa berarti tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama kurang lebih 12–14 jam. Walaupun tubuh punya mekanisme adaptasi, tetap saja ada perubahan kecil yang bisa terasa.
1. Mata Lebih Mudah Kering
Saat tubuh kekurangan cairan, produksi air mata bisa berkurang. Akibatnya:
- Mata terasa perih
- Penglihatan sedikit buram
- Sensasi seperti ada pasir di mata
Buat pengguna softlens, kondisi ini lebih terasa karena lensa kontak menyerap sebagian kelembapan mata.
2. Risiko pada Pengguna Softlens
Kalau kamu rutin pakai softlens selama puasa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Jangan pakai terlalu lama (lebih dari 8–10 jam).
- Gunakan cairan softlens yang berkualitas.
- Siapkan tetes mata softlens untuk menjaga kelembapan.
Softlens yang dipakai dalam kondisi mata kering bisa meningkatkan risiko iritasi. Jadi penting banget untuk lebih aware selama Ramadhan.
3. Mata Lelah karena Pola Tidur Berubah
Bangun sahur otomatis memotong jam tidur. Kalau malamnya begadang lagi, mata bisa terasa berat dan tidak fokus.
Gejala umum:
- Mata terasa tegang
- Sakit kepala ringan
- Pandangan cepat lelah
Ini biasanya diperparah jika kacamata sudah tidak sesuai resep terbaru.
Tips Menjaga Kesehatan Mata Saat Ramadhan

Supaya ibadah tetap nyaman, berikut beberapa tips simpel tapi penting.
1. Cukupi Kebutuhan Cairan
Gunakan pola 2-4-2:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas malam hari
- 2 gelas saat sahur
Hidrasi cukup membantu menjaga produksi air mata tetap stabil.
2. Gunakan Tetes Mata yang Aman untuk Softlens
Pilih tetes mata khusus softlens (bukan sembarang tetes mata). Produk yang tepat membantu:
- Menjaga kelembapan
- Mengurangi iritasi
- Memberi rasa segar instan
Pastikan juga cairan softlens diganti rutin dan tidak digunakan melebihi masa pakai.
3. Bersihkan Kacamata Secara Rutin
Selama Ramadhan, aktivitas luar ruangan meningkat. Debu dan minyak bisa menempel di lensa.
Gunakan cairan pembersih khusus kacamata, jangan lap dengan baju karena bisa menyebabkan goresan mikro di lensa.
4. Terapkan Aturan 20-20-20
Setiap 20 menit menatap layar:
- Alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (±6 meter)
- Selama 20 detik
Ini membantu otot mata tetap rileks.
5. Cek Kondisi Kacamata Sebelum Ramadhan
Kalau minus sudah berubah tapi belum diganti, Ramadhan bisa terasa lebih melelahkan.
Banyak orang baru sadar penglihatannya menurun saat membaca Al-Qur’an terasa tidak nyaman atau tulisan tampak kurang tajam.
Padahal, pemeriksaan mata rutin minimal setahun sekali sangat disarankan.
Kenapa Ramadhan Waktu yang Tepat untuk Cek Mata?
Ramadhan adalah momen refleksi dan persiapan. Sama seperti kita menyiapkan menu sahur atau jadwal ibadah, kesehatan mata juga perlu dipersiapkan.
Bayangkan:
- Tarawih tanpa harus menyipitkan mata
- Tadarus tanpa cepat lelah
- Bukber tanpa mata perih karena softlens kering
Penglihatan yang jelas membantu kamu lebih fokus dan khusyuk.
Sambut Ramadhan dengan Penglihatan yang Lebih Nyaman

Ramadhan adalah momen istimewa yang datang setahun sekali. Jangan sampai gangguan penglihatan membuat ibadah terasa kurang maksimal.
Pastikan kacamata dalam kondisi terbaik, atau gunakan softlens dan produk perawatan mata yang sesuai kebutuhan.
Kunjungi 3 outlet kami untuk cek mata, konsultasi, dan temukan koleksi kacamata serta produk perawatan mata terbaik untuk menemani Ramadhan Anda.
Tim kami siap membantu Anda mendapatkan penglihatan yang lebih jernih dan nyaman.
- Cabang Panjang Jiwo
Alamat : Jl. Raya Panjang Jiwo Permai 1 B – 18, Surabaya
No WA : 0812-4902-7643 - Cabang Lontar
Alamat : Jl. Raya Lontar No.95, Seberang Medpoint, Surabaya
No WA : 0812-1781-0736 - Cabang PTC
Alamat : Pakuwon Trade Center Lt Ground D05-01, Surabaya
No WA 1 : 0878-5278-8383
No WA 2 : 0812-3239-5225

