Softlens era digital kini jadi pilihan favorit banyak orang yang ingin tampil stylish sekaligus praktis tanpa ribet pakai kacamata. Apalagi di zaman serba online ini, kita hampir nggak bisa lepas dari layar komputer, smartphone, atau tablet.
Baik itu untuk kerja, kuliah, atau sekadar scroll media sosial, mata kita terus bekerja ekstra setiap harinya. Tapi tahukah kamu?
Kebiasaan menatap layar terlalu lama bisa memicu masalah serius seperti mata kering dan penyakit terkait komputer atau yang biasa disebut Computer Vision Syndrome (CVS).
Nah, kalau kamu pengguna softlens, tantangannya jadi dua kali lipat karena mata harus beradaptasi dengan lensa kontak sekaligus menahan efek buruk radiasi layar.
Tapi tenang, masalah ini bisa dicegah kok kalau kamu tahu caranya. Yuk, kita bahas tuntas supaya mata tetap nyaman meski hidup di tengah derasnya arus digital.
Baca juga: Review Softlens Bening Gelflex Comfort Bio Moist: Solusi Ideal untuk Mata Minus Tinggi
Mengapa Mata Kering Terjadi?
Mata kering terjadi ketika produksi air mata berkurang atau kualitasnya nggak cukup baik untuk menjaga kelembapan mata.
Saat fokus menatap layar, refleks berkedip kita berkurang sampai 60% loh. Padahal, kedipan ini penting banget untuk menyebarkan air mata secara merata di permukaan mata.
Kalau ditambah penggunaan softlens, risiko mata kering bisa makin tinggi. Kenapa? Karena lensa kontak sedikit menghalangi pasokan oksigen ke mata. Kombinasi dua faktor ini bisa bikin mata terasa perih, berpasir, bahkan merah.
Tanda dan Gejala Mata Kering yang Perlu Diwaspadai
Mata kering itu bukan cuma sekadar “kurang nyaman” — kalau dibiarkan, bisa berujung iritasi serius. Beberapa tanda yang umum muncul antara lain:
- Sensasi terbakar atau gatal di mata.
- Mata terasa kering, seperti ada pasir.
- Sensasi seperti ada benda asing yang mengganjal.
- Penglihatan sering kabur, terutama setelah lama menatap layar.
- Mata merah dan mudah lelah.
Kalau gejala ini sering kamu alami, itu sinyal mata kamu butuh perhatian lebih.
Strategi Mencegah Mata Kering di Era Digital
Kabar baiknya, ada banyak cara simpel tapi efektif untuk mencegah mata kering meskipun kamu pengguna softlens aktif.
1. Istirahat Mata dengan Metode 20-20-20
Metode ini sederhana tapi ampuh. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Cara ini membantu otot mata rileks dan memicu kita untuk lebih sering berkedip.
Tips tambahan: setel alarm pengingat di HP atau komputer supaya nggak kelewatan.
2. Jaga Kelembapan Udara di Ruangan
Udara ruangan yang kering, apalagi di ruangan ber-AC, bikin mata cepat kering. Solusinya, gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara.
Kalau nggak punya, kamu bisa menaruh segelas air di dekat meja kerja supaya udara tetap sedikit lembap.
3. Tetap Terhidrasi
Air adalah bahan utama air mata. Jadi, pastikan tubuhmu cukup cairan setiap hari. Minum minimal 8 gelas air per hari akan membantu menjaga produksi air mata tetap optimal. Hindari terlalu banyak minuman berkafein atau alkohol karena bisa bikin dehidrasi.
4. Perhatikan Posisi Monitor
Posisi layar komputer yang terlalu tinggi memaksa kita membuka mata lebih lebar, sehingga permukaan mata cepat kering.
Atur layar sejajar atau sedikit di bawah pandangan mata untuk mengurangi paparan langsung udara ke mata.
5. Rawat Softlens dengan Benar
Kalau kamu pakai softlens, pastikan kamu membersihkan dan menyimpannya sesuai instruksi. Gunakan cairan pembersih yang direkomendasikan dokter mata.
Hindari memakai softlens lebih lama dari waktu yang dianjurkan karena bisa meningkatkan risiko infeksi dan iritasi.
Softlens vs Kacamata di Era Digital
Meski softlens praktis dan estetik, kacamata sebenarnya lebih ramah untuk dipakai saat bekerja lama di depan layar.
Kacamata bisa dilengkapi dengan lensa anti-radiasi blue light yang membantu mengurangi ketegangan mata akibat paparan cahaya biru dari gadget.
Banyak pengguna softlens memilih untuk beralih ke kacamata saat bekerja atau belajar online, lalu menggunakan softlens hanya untuk acara tertentu. Strategi ini cukup efektif menjaga kesehatan mata jangka panjang.
Pentingnya Pemeriksaan Mata Teratur
Walau kamu merasa mata baik-baik saja, pemeriksaan rutin minimal setahun sekali penting untuk mendeteksi masalah sejak dini. Dokter mata bisa mengecek kondisi kelembapan mata, kesehatan kornea, dan memberikan rekomendasi perawatan yang tepat.
Pemeriksaan ini apalagi penting buat pengguna softlens jangka panjang, karena risiko iritasi atau infeksi bisa lebih tinggi.
Baca juga: Softlens Bifocal 1 Day SEED Multistage: Mengatasi Presbiopia dengan Kenyamanan
Kesimpulan
Softlens era digital memang bikin penampilan lebih stylish dan bebas ribet. Tapi, di balik kenyamanannya, ada tantangan besar buat kesehatan mata, terutama risiko mata kering dan Computer Vision Syndrome.
Dengan menerapkan kebiasaan sehat seperti metode 20-20-20, menjaga kelembapan udara, cukup minum air, mengatur posisi monitor, dan merawat softlens dengan benar, kamu bisa menikmati kedua dunia: gaya dan kesehatan mata.
Kalau kamu ingin mata tetap sehat sambil tetap tampil maksimal, kombinasikan penggunaan softlens dengan kacamata berkualitas, terutama yang punya lensa anti-blue light.
Di Optik Cahaya Truevue, kamu bisa menemukan berbagai pilihan kacamata dan softlens premium yang aman, nyaman, dan stylish.
Kunjungi toko kami sekarang atau pesan online untuk dapatkan kacamata terbaik yang melindungi matamu di era digital. Karena mata sehat itu investasi, bukan pilihan.
- Cabang Lontar
Alamat : Jl. Raya Lontar No.95, Seberang Medpoint, Surabaya
No WA : 0812-1781-0736 - Cabang PTC
Alamat : Pakuwon Trade Center Lt Ground D05-01, Surabaya
No WA 1 : 0878-5278-8383
No WA 2 : 0812-3239-5225
-
Softlens Bulanan 14.5 MM X2 NEW SANSORp85.000 -
Softlens Bulanan Freshkon AlluringRp180.000 -
Softlens Harian FreshKon 1 DAY ALLURING 10 PCSRp180.000 -
Softlens Harian Bening Isi 30 PCS Bio TrueRp420.000 -
Softlens Harian Acuvue MoistRp545.000






