Kalau kamu lagi bingung tentang cara penggunaan softlens baru, tenang aja, kamu nggak sendirian. Banyak orang yang pertama kali nyobain softlens pasti ngerasa campur aduk: ada yang excited karena bakal kelihatan lebih stylish, ada juga yang deg-degan takut perih atau malah susah dipakai.
Padahal, kalau tahu triknya, pakai softlens itu bisa gampang banget, kok! Aku masih inget waktu pertama kali pakai softlens.
Rasanya kayak berhadapan sama benda asing kecil yang licin dan fragile banget. Tanganku gemetaran, berkali-kali coba pasang tapi selalu gagal.
Sampai akhirnya aku nemu cara step-by-step yang bikin prosesnya lebih gampang. Nah, pengalaman ini yang mau aku bagiin di artikel ini biar kamu bisa lebih pede dan nyaman waktu pertama kali pakai softlens.
Baca juga: Perlengkapan Perawatan Softlens yang Wajib Dimiliki
Persiapan Sebelum Memakai Softlens Baru
Sebelum mulai, ada beberapa hal yang perlu kamu siapin biar prosesnya lancar. Anggap aja ini kayak checklist kecil:
- Cuci tangan pakai sabun, lalu keringkan dengan handuk bersih. Ini super penting supaya bakteri atau kotoran nggak pindah ke mata.
- Siapkan cermin besar atau meja rias dengan pencahayaan bagus. Cahaya terang bikin kamu lebih mudah lihat posisi softlens.
- Sediakan cairan softlens dan wadah bersih. Khusus buat softlens bulanan atau tahunan, kamu harus rendam dulu di cairan sekitar 4–8 jam sebelum dipakai.
- Tissue atau handuk kecil. Buat jaga-jaga kalau cairan netes atau tangan perlu dilap.
Kalau kamu pakai daily disposable softlens, nggak perlu repot rendam. Tinggal buka dari kemasan steril, langsung siap pakai.
Cara Penggunaan Softlens Baru (Step by Step)

Oke, sekarang masuk ke bagian paling ditunggu: gimana cara masang softlens tanpa drama.
- Ambil softlens dengan lembut. Gunakan ujung jari telunjuk, jangan kuku, supaya nggak merusak lensa.
- Cek posisi lensa. Kalau bentuknya kayak mangkuk bulat sempurna, berarti benar. Tapi kalau tepiannya kayak melebar keluar (kayak piring), itu tandanya terbalik.
- Letakkan di ujung jari telunjuk. Pastikan cairan nggak menetes berlebihan biar lensa nggak licin.
- Gunakan tangan satunya untuk membuka kelopak mata. Tarik sedikit kelopak atas dengan jari tengah, kelopak bawah dengan jari tangan yang lain.
- Pasang perlahan ke mata. Tempelkan lensa ke bagian tengah bola mata. Kalau udah nempel, pelan-pelan tutup mata dan kedipkan beberapa kali.
Awalnya mungkin terasa agak aneh, tapi setelah beberapa menit biasanya mata akan menyesuaikan.
Tips Adaptasi Buat Pemula
Nah, kalau kamu baru pertama kali, jangan langsung dipakai seharian penuh. Ada baiknya ikuti pola adaptasi ini:
- Hari pertama: pakai sekitar 2–3 jam aja.
- Hari kedua: tambah jadi 4–5 jam.
- Hari ketiga dan seterusnya: boleh dipakai 6–8 jam, tapi jangan lebih dari 12 jam.
Selain itu, selalu siapkan tetes mata khusus softlens buat menjaga kelembapan. Dan jangan lupa, kalau mata terasa kering, kedipkan mata lebih sering biar softlens tetap nyaman.
Cara Melepas dan Merawat Softlens Baru
Kalau sudah selesai, jangan asal cabut softlens, ya. Ini cara aman buat melepas:
- Cuci tangan sampai bersih.
- Tatap ke arah atas, lalu tarik kelopak bawah dengan jari tengah.
- Gunakan telunjuk dan ibu jari buat mencubit lembut softlens.
- Taruh di telapak tangan, bersihkan dengan cairan softlens, lalu rendam di wadah berisi cairan baru.
Untuk softlens harian (daily disposable), nggak perlu dicuci atau disimpan. Langsung buang setelah dipakai. Praktis banget, apalagi buat yang anti ribet.
Troubleshooting: Kalau Ada Masalah Saat Pakai Softlens

Kadang, meskipun sudah hati-hati, ada aja hal yang bikin panik. Jangan khawatir, ini beberapa solusinya:
- Mata perih atau pedih: Bisa jadi softlens kotor atau ada debu kecil. Lepas, bilas dengan cairan softlens, lalu coba pasang lagi.
- Pandangan kabur: Periksa apakah softlens terbalik atau ada lipatan.
- Mata merah: Segera lepas softlens. Kalau nggak membaik, hentikan pemakaian dan konsultasi ke optik atau dokter mata.
Sensasi Awal: Normal atau Bahaya?
Buat pemula, wajar banget kalau ada rasa “aneh” di awal—kayak ada benda asing kecil di mata. Tapi seiring waktu, mata akan terbiasa.
Yang penting, bedakan antara rasa asing (masih bisa ditoleransi) dengan rasa sakit (perih banget, nyeri, atau pandangan kabur). Kalau udah masuk kategori kedua, jangan dipaksain.
Kapan Harus Konsultasi ke Profesional?
Kalau kamu ngerasa:
- Mata merah terus-menerus
- Penglihatan nggak jernih meski softlens sudah dipakai benar
- Sakit atau nyeri parah
Segera hentikan pemakaian dan konsultasi ke optik atau dokter mata. Di Optik Cahaya Truevue, kamu bisa sekalian cek kesehatan mata dan konsultasi langsung sama staf profesional. Jadi lebih aman dan nyaman buat pemula.
Baca juga: Fakta dan Mitos Tentang Penggunaan Softlens
Kesimpulan
Nah, sekarang kamu udah tahu cara penggunaan softlens baru yang benar, mulai dari persiapan, cara pakai, adaptasi, sampai cara melepas dan merawat.
Ingat, kunci utamanya adalah kebersihan dan kesabaran. Jangan terburu-buru, lama-lama kamu pasti terbiasa.
Kalau kamu masih bingung pilih softlens yang cocok atau butuh cairan solution berkualitas, langsung aja mampir ke Optik Cahaya Truevue. Kita punya koleksi lengkap, mulai dari softlens harian sampai bulanan, plus cairan solution terpercaya.
Kunjungi lokasi kami di:
- Cabang Lontar
Alamat : Jl. Raya Lontar No.95, Seberang Medpoint, Surabaya
No WA : 0812-1781-0736 - Cabang PTC
Alamat : Pakuwon Trade Center Lt Ground D05-01, Surabaya
No WA 1 : 0878-5278-8383
No WA 2 : 0812-3239-5225

