Kelopak Mata Turun atau Kendor Tidak Hanya Dialami Oleh Orang Tua Saja!

Kelopak mata turun sering dianggap masalah yang hanya dialami orang tua. Padahal, kenyataannya kelopak mata turun (dalam istilah medis disebut ptosis) bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak dan orang dewasa muda.

Kondisi ini terjadi ketika satu atau kedua kelopak mata atas menggantung lebih rendah dari posisi normal, sehingga kadang mengganggu penglihatan dan membuat tampilan wajah terlihat lelah.

Menariknya, ptosis bisa bersifat sementara ataupun permanen, tergantung dari penyebabnya. Makanya, penting banget buat mengenal penyebab, gejala, dan cara penanganannya supaya kamu bisa mengambil langkah tepat kalau mengalami hal ini.

Baca juga: Bulu Mata Berketombe, Apakah Berbahaya Untuk Mata?

Penyebab Ptosis

Kelopak Mata Turun atau Kendor Tidak Hanya Dialami Oleh Orang Tua Saja!

1. Kongenital (Bawaan Lahir)

Beberapa orang lahir dengan kelopak mata yang sudah turun. Ini biasanya disebabkan oleh perkembangan otot levator yang kurang sempurna.

Otot inilah yang berfungsi mengangkat kelopak mata. Kalau ototnya lemah dari awal, kelopak mata cenderung turun.

2. Usia

Faktor penuaan adalah penyebab yang paling umum. Seiring bertambahnya usia, otot levator bisa melemah atau bahkan terlepas dari posisi normalnya.

Akibatnya, kelopak mata jadi kendor atau turun. Kondisi ini sering disebut ptosis senilis atau ptosis aponeurotik.

3. Trauma atau Cedera

Benturan di area mata atau kepala, maupun operasi di sekitar mata, bisa memengaruhi otot atau saraf yang mengatur gerakan kelopak mata.

4. Penyakit Neuromuskular

Penyakit seperti myasthenia gravis dapat mengganggu komunikasi antara saraf dan otot, sehingga kelopak mata jadi sulit terangkat.

5. Penyakit Saraf

Kerusakan saraf akibat diabetes, stroke, atau masalah neurologis lainnya juga dapat memicu kelopak mata turun.

6. Tumor atau Massa di Sekitar Mata

Massa atau tumor di sekitar kelopak mata atau rongga mata bisa menekan otot maupun saraf yang berperan mengangkat kelopak mata.

Gejala Ptosis

  • Kelopak mata tampak turun – Gejala paling jelas adalah kelopak mata atas menggantung lebih rendah dari biasanya.
  • Gangguan penglihatan – Kalau posisi kelopak menutupi pupil, bisa bikin sulit membaca, mengemudi, atau melihat jelas.
  • Kelelahan pada mata – Karena otot mata harus bekerja ekstra untuk mengangkat kelopak.
  • Posisi kepala tidak normal – Penderita ptosis sering mengangkat dagu atau menekuk leher ke belakang supaya pandangan lebih jelas.

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Ptosis?

Diagnosis ptosis biasanya dilakukan lewat pemeriksaan mata menyeluruh oleh dokter spesialis. Langkah yang umum dilakukan meliputi:

  • MRI atau CT scan untuk memastikan tidak ada massa atau tumor yang memengaruhi otot atau saraf.
  • Pemeriksaan fisik mata untuk melihat sejauh mana kelopak mata turun.
  • Tes penglihatan untuk menilai dampaknya pada kemampuan melihat.
  • Tes darah jika dicurigai ada penyakit neuromuskular.

Pilihan Pengobatan Kelopak Mata Turun

Kelopak Mata Turun atau Kendor Tidak Hanya Dialami Oleh Orang Tua Saja!

Cara penanganan tergantung penyebab dan tingkat keparahannya. Beberapa opsi yang umum antara lain:

  1. Operasi Kelopak Mata (Blefaroplasti atau Pembedahan Ptosis)
    Ini adalah metode paling efektif, terutama jika ptosis mengganggu penglihatan. Dokter akan memperbaiki atau mengencangkan otot levator supaya kelopak mata kembali ke posisi normal.
  2. Kacamata dengan Penyangga Kelopak Mata (Ptosis Crutch)
    Untuk kasus ringan atau sementara, ada kacamata khusus dengan penyangga yang menahan kelopak mata agar tidak turun.
  3. Mengatasi Penyakit Penyebab
    Kalau penyebabnya adalah penyakit neuromuskular, diabetes, atau tumor, maka pengobatan fokus pada mengatasi penyakit utama tersebut terlebih dahulu.

Komplikasi Jika Tidak Ditangani

  • Ketegangan leher – Karena posisi kepala sering dimiringkan atau diangkat, otot leher bisa tegang dan memicu nyeri.
  • Ambliopia (Mata Malas) – Terutama pada anak-anak, kelopak mata turun bisa menghalangi perkembangan penglihatan.

Baca juga: Mata Bergetar Terus Menerus, Ada Apa?

Kesimpulan

Kelopak mata turun bukan cuma masalah estetika, tapi juga bisa mengganggu fungsi penglihatan dan kenyamanan sehari-hari.

Karena bisa dialami siapa saja, bukan hanya orang tua, penting untuk mengenali gejalanya sejak awal. Jika kamu atau orang terdekat mengalami tanda-tanda ptosis, segera periksakan ke dokter mata supaya bisa ditangani dengan tepat.

Kalau kamu mulai merasa penglihatan terganggu atau kelopak mata terlihat turun, jangan tunggu parah. Segera cek mata kamu dan pilih kacamata yang tepat di Cahaya Optik.

Dengan frame yang nyaman dan lensa berkualitas, kamu bisa tetap melihat jelas sekaligus tampil percaya diri setiap hari. Kunjungi toko kami sekarang: